![]() |
| Sumber : https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fwww.quipper.com |
A. Pengertian Bilangan Pecahan
Bilangan pecahan adalah bilangan yang disajikan a/b dibaca a per b. Di mana a dan b adalah bilangan bulat serta b tidak sama dengan 0 (nol). Bilangan a sebagai pembilang dan bilangan b sebagai penyebut.
B. Jenis-jenis bilangan pecahan
1. Pecahan biasa
Pecahan biasa dibagi menjadi dua macam, yaitu pecahan sejati dan pecahan tidak sejati.
- Pecahan sejati merupakan bilangan pecahan yang pembilangnya lebih kecil daripada penyebutnya.
- Pecahan tidak sejati merupakan kebalikannya. Misalkan diketahui sebuah bilangan pecahan a/b, jika a < b disebut pecahan sejati, jika a > b disebut pecahan tidak sejati.
Pecahan campuran adalah pecahan yang memuat campuran bilangan bulat dan pecahan murni. Pecahan campuran diperoleh dari pecahan biasa tidak sejati dengan pembagian porogapit bersisa.
Contoh :
- Cara Mengubah Pecahan Biasa (Tidak Murni) ke Pecahan campuran
- Cara Mengubah Pecahan Campuran ke Pecahan Biasa (Tidak Murni)
3. Pecahan Senilai
4. Pecahan Desimal
Pecahan desimal merupakan bilangan pecahan yang penyebutnya bilangan kelipatan 10, yaitu 10, 100, 100, dst. Penulisan dari bilangan ini menggunakan tanda koma (,).
5. Operasi Bilangan Pecahan
Berdasarkan buku Kumpulan Lengkap Rumus Matematika SD terbitan Sobirin, operasi bilangan pecahan terdiri dari:
- Pengurangan Bilangan Pecahan
- Penjumlahan Bilangan Pecahan
Jika pecahan dengan penyebut sama, maka pecahan tersebut dapat langsung dijumlahkan. Jika pecahan dan penyebut berbeda, harus disamakan terlebih dahulu menggunakan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari bilangan penyebut pecahan.
- Perkalian Bilangan Pecahan
Mengalikan pecahan biasa dapat dilakukan dengan cara mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar